Selasa, 29 September 2009

Wisata Lebaran & Kuliner 2009

Alhamdulillah lebaran tahun ini kami mendapatkan rejeki dari Allah SWT sehingga bisa jalan2 sekaligus wisata kuliner bersama keluarga. Kalau inget2 15 tahun lebih yg lalu, jarang2 kami bisa menghabiskan cuti bareng bertiga dengan keluarga utk jangka waktu yg cukup lama.

Cuti harus bergantian menjaga si kecil sebelum mba assistant balik kembali dr kampung. Si mba biasanya bisa sampai 3 minggu pulang mudik. Paling2 cuti bareng hanya di hari lebaran dan sisa cuti bersama aja. Alhamdullillah atas keberkahan Allah SWT, kami sudah Full bekerja dirumah waktu menjadi lebih flexibel.

Setiap lebaran kami memang tidak pernah mudik karena baik mamah dan ibu ada di Jakarta. Mamah sendiri asli dari Sumedang, tetapi Kakek dan Nenek juga sudah tidak ada sehingga adik2 mamah biasanya yg datang ke Jakarta utk bersilahturahmi.

Ibu dari Magelang, Eyang Putri dan Kakung sudah tiada. Pak De dan Bu De hampir semua sudah berada di Jakarta berkumpul dengan anak2nya. Jadilah tradisi lebaran berkumpul di satu tempat saja di Rumah Pak De di Ciputat sehingga bisa bersilahturahmi dengan seluruh keluarga besar Magelang disatu tempat saja.

Aku dan Mas sendiri sudah kenyang mudik tiap tahun sewaktu kecil, dimana Nenek dan Kakek masih hidup. Dulu liburan sekolah bisa 1 bulan, sumedang adalah kota masa kecilku banyak kenangan indah yg masih teringat sampai hari ini jadi puitis deh :)

Tahun ini, Mas ngajak jalan2 keliling Jateng dan pulangnya via Jabar sambil merasakan suasana mudik, biar Nadya bisa ngerasain dikit2 deh terutama urusan kemacetannya. Awalnya aku rada2 was2 juga maklum Mas ngasih tahunya last minute, ngeri kejadian beberapa tahun yg lalu terulang lagi. Waktu itu kita go show ke Jogja di masa liburan sekolah, sampai tengah malam baru dapat hotel itupun hotel alakadarnya. Semua hotel bintang udah penuh termasuk hotel2 non bintang. Keadaan udah capek ya tidur juga, pagi2nya langsung cabut ke semarang.

Berdasarkan pengalaman yg lalu , kita coba jalannya hari ke -4 setelah Lebaran tapi teteup go show juga. Info mau jalan kemana aja, baru dpt dari mas 1 hari sebelum keberangakatan udah sore pula. Buru2 ngeprint dari internet nama2 hotel + lokasinya dan coba2 telp, tp semua nomernya enggak bisa dihubungi, ada bbrp yg sdh tdk aktif lagi. Terutama untuk hotel di Guci dan Dieng.

Hanya bisa pasrah dan berharap mudah2an masih ada kamar utk bermalam. Kami pergi berempat bersama Yang Ti, sementara Mamah pergi bersama Teteh dan suaminya beserta keluarga besarnya berwisata juga dengan tujuan yg berbeda.

HARI KE-1 : CIBUBUR - PEMANDIAN AIR PANAS GUCI (TEGAL)

Berangkat pagi2 dr cibubur jam 7 jemput Yangti dulu di Cijantung, langsung menuju Tegal via cikampek. Makan siang di Brebes menu ayam goreng mbok berek, melewati palimanan banyak yg jual mangga gedong, mampir utk beli pencuci mulut pada saat lunch. Mangganya manis dan segerr. Sampai Guci sekitar jam 2.00 perjalanan sangat lancar ketika memasuki area wisata sudah antri panjang butuh 1 jam untuk masuk tempat wisata disambung berjalan kaki, sementara mobil di parkir di pinggir jalan, malamnya baru bisa masuk ke hotel.

Kena macet puanjangggg memasuki lokasi wisata air panas guci. Ratusan wisatawan kayaknya tumplek disana. Terpaksa berjalan kaki utk mendekati tempat wisata.

Pemandangan air terjun sudah tidak terlihat berganti pemandangan orang mandi di bawah air terjun dan aliran sungai. Jadi enggak indah lagi utk dilihat :)




Enggak kebagian berendam di sungai, berendam sendirian di kolam renang hotel :). Alhamdullilah masih ada kamar kosong.


Pemandangan Guci dari kamar hotel. Malamnya kesampaian juga makan sate kambing BALIBUL (Bawah Lima Bulan) dan tongsengnya empuk dan yummi.



Siap2 ke Dieng habis sarapan mengingat pengalaman ke Guci muacett sengaja berangkat pagi2 menuju Dieng. Planning ke Batu Raden terpaksa dibatalkan.


Menuju Dieng melewati kebun kentang yg sedang di panen. Kentang Dieng terkenal lebih gurih rasanya, tapi sayang waktu kita mau beli sedikit sudah di borong oleh pembeli dari Bandung.



Haloo.. ini kebun jagungku :) mimpi kali yeee



Melewati kota Banjarnegara, nyempetin minum es dawet yg fenomenal suegerrr. Lunchnya makan ayam kampung depan alun2 banjarnegara untuk menetralisir sate kambing he he he.


HARI KE-2 : GUCI (TEGAL) - TEMPAT WISATA DIENG ( Telaga Warna dan Kawah Sikidang)


Gaya dulu berlatar belakang Telaga Warna. Sayangnya tempatnya juga agak kotor mungkin karena membludaknya pengunjung.


Konon menurut legenda disini tempat bertemunya Jaka Tarub dan Nawangwulan
(Jaka Tarubnya lagi berfoto dibawah, nawang wulannya yg pakai baju hijau) qi qi qi


Goa Semar kenapa dinamakan Semar karena batunya mirip Semar lagi duduk. Iya enggak sih ??



Prasasti Batu Tulis, selesai berfoto ada Guide ibu2 yg menghampiri kami dan meramal katanya Insya Allah kami bisa naik haji tahun 2011, amien. (maunya sih lebih cepet mumpung masih sehat)


Kawah Sikidang yg sedang bergejolak. Bau belerangnya sempat bikin pusing juga.





Bermalam di Dieng disekitar lokasi tidak menemukan hotel yg representative, lebih banyak rumah2 penduduk yg di fungsikan sebagai penginapan. Untung kami masih dapat kamar yg cukup bersih dan pelayanan yg baik mungkin karena biasa menerima wisatawan asing.


HARI KE-3 : DIENG - SOLO (via Telaga Mejer (arah wonosobo), Magelang, Ketep, Solo)

Turun dari Dieng menuju kota Wonosobo, melewati area wisata Telaga Mejer. Krn jaraknya tidak jauh sekalian lewat kita coba mampir. Telaganya bersih dan hawanya sejuk, pemandangannya indah juga krn masih pagi belum ada pengujung.


Peace .. !

Duhhh romantisnya :)

Waktu berangkat ke Dieng banyak lewatin warung2 yg jual mie ongklok di Wonosobo, turun dari Dieng sengaja niatin mau sarapan mie ongklok sekalian ingin tahu kayak apa rasanya.


Hmmm.. ternyata mirip mie kuah/ rebus hanya bumbunya lebih kental dan manis


Lewat kota Magelang, mampir dulu untuk nyekar makam Mbah



Sekali dayung dua tiga pulau terlampau. Sengaja mampir di area wisata KETEP yg merupakan puncak passnya Jawa Tengah. Tapi kok enggak dingin yah ?

Hayoo ngekerin orang lagi pacaran yah ?



Berpelukan ...

Hormat grakk !


Duh....segitu mesranya sama bapak :)

Yang Ti .. Peace ...

Sampai Solo sekitar jam 3 an. Sengaja cari hotel yg dekat2 dengan PGS (Pusat Grosir Solo, Pasar Klewer dan Keraton) dapat hotel baru buka Best Western tarifnya masih promosi asyiiikkk. Habis check in langsung nyebrang jalan kaki ke PGS, karena udah mau tutup belanjanya jadi buru2 tapi teteup dapet daster he he he.

At main lobby hotel, foto melulu sih udah laper nihhh


Kalau malam hari Depan PGS jadi pusat jajanan. Segala macam makanan ada disini. Perburuan segera dimulai, mau makan apa dulu nih ?


Udah kenyang mas ? Lagi ngincer makan apa lagi ?
Pilihanku dan Nad jatuh pada Bebek Goreng.. habis 2 porsi uenakk

Mau duduk atau lesehan ok2 aja.


Breakfast at hotel yg kenyang yah perjalanan jauh nih ke pangandaran estimasi 8 jam



Habis makan sempat ke Pasar Klewer dan Kampung Batik beli celana2 batik, blus2 dll utk oleh2. Setelah di bandingkan antara belanja di PGS, Kampung Batik dan Pasar Klewer teteup lebih murah dikit di Pasar Klewer. Sayang enggak sempat ke Surabi Notosuman krn ngejar waktu.


HARI KE-4 : SOLO to PANGANDARAN (kemaleman bermalam di Banjar), Pantai Pangandaran - Green Canyon

Ternyata rencana bermalam di Pangandaran hanya tinggal rencana. Karena bertepatan hari Sabtu bersamaan dengan arus balik sepanjang jalan Solo - Pangandaran via Yogyakarta, wates, kutoarjo, wangon, majenang, banjar (rencana via Semarang mau beli lumpia di cancel karena mengejar waktu) terpaksa harus bermalam di Banjar krn sudah kemaleman. Hampir di setiap kota2 yg dilalui terjadi penumpukkan penumpang arus balik menyebabkan bis2 berhenti untuk mengangkut penumpang.

Sampai Banjar sekitar jam 11 malam di list hotel yg kami print dari internet hanya ada 3 hotel, yg lumayan bagus kondisinya Hotel Banjar Indah sudah FULL rata2 tamunya senasib dgn kami terjebak kemacetan dan terpaksa hrs bermalam di Banjar tujuan mereka ada yg ke Bandung dan Jakarta.

Akhirnya dapat juga 1 kamar di hotel yg lain, walau kondisi kamar kurang bersih enggak ada pilihan lg jadilah tidur tanpa mandi he he he. Besoknya sengaja bangun pagi2 untuk mengejar jalan ke Pangandaran yg masih hrs ditempuh sekitar 1,5 jam lagi. Hari Minggu diperkirakan akan ada lonjakan pengunjug dan kami juga harus kembali ke Cibubur.

Sarapan pagi di pantai pangandaran menunya Sea Food, tapi harganya selangit euyy soalnya di daftar menu enggak ada daftar harganya. Apa harga special lebaran ?

Karena kemalaman dan nginep di Banjar, rencana mandi2 di pantai terpaksa di cancell, cuaca panasss banget dan pantainya enggak sebersih Pulau Sepa.



Di pantai enggak lama2 langsung cabut ke wisata green canyon sekitar 17 km ini baru seru !

Naik perahu bermotor yg lumayan kecil, perjalanan PP 45 menit tp sempat stress juga habis mesin motornya mati2 terus.


Indah kan ?



Mungkin karena musim kemarau air terjun yg jatuh tidak selebat di musim hujan.


Dari Green Canyon Pangandaran via Cijulang ke arah Tasik, wado dan Sumedang. Sama dengan perjalanan sebelumnya kami lagi2 terjebak arus balik terutama dari Tasik menuju Malangbong. Saya sempatkan nyekar ke Nenek dan Kakek di Sumedang walaupun sudah hampir maghrib enggak lupa bekel tahu dan lontong buat di perjalanan, makan lagi tidur lagi...

Tadinya mau via jalan cagak - Subang dan mampir di jatiluhur juga untuk menghindari kemacetan di jalan Cadas Pangeran, tp Mas udah kecapekan dan jalan via subang gelap akhirnya rencana dirubah jadi via tol Padaleunyi dan Cipularang. Alhamdulillah enggak begitu padat dan kami tiba dengan selamat jam 11 malam di Cibubur.

Salam

Senin, 21 September 2009

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H

Assalammu'alikum,

Keluarga besar Ruzika Moslem Outlet mengucapkan "Selamat Hari Raya 1430 H" - Mohon Maaf Lahir dan Bathin.
Wassalam,

Panganan Lebaran : Sayur godok pepaya, telor pindang,rendang, opor ayam, gule kambing dan enggak ketinggalan ketupat dan kerupuk cukuplah utk kami ber-3.


Habis sholat Ied, sebelum melanjutkan bersilahturahmi ke tempat Pak De dan Bu De, makan dulu dirumah, nanti sampai tempat Pak De makan lagi he he.


Gaya dulu ahhh ...

cie.. cie... pakai baju lebaran nih..



Ke Makam Kakung dulu di TMP Kalibata


Lebaran tahun ini lengkap Anak, Menantu dan Cucu kumpul semua di Jakarta


Kumpul di Rumah Pak De di Ciputat. Sebagian First Generation Kel. Eyang Sumo Magelang


Eyang, Anak, Menantu, Cucu enggak muat :)


Ke Makam Bapak: My Mom and Fam at Pondok Ranggon Hari ke-2


Berhubung mba2 pada mudik, wisata kulinernya di Pondok Ranggon aja deh he he he

Selasa, 15 September 2009

Ternyata Benar Penipuan - Ruko di Police Line !

Assalammu'alaikum,

Beberapa waktu lalu saya cerita juga di web kami mendapat order pemesanan mukena, sarung dan baju koko yg nilainya mencapai seratus juta lebih ! http://poppygarmila2.blogspot.com/2009/09/serba-serbi-di-bulan-agustus.html

Mengatas namakan PT Citra Niaga Abadi yg katanya bergerak di bidang General Trading, Electrical dan Mekanical , yang berkantor di Ruko PTB Blok 9 no.10, Jl. Raya Kali Malang, Pondok Kelapa Kali Malang. No. telp yg digunakan flexi 70568140 fax di 86906010, no. HP 085714679942, no rekening BCA 7990045326 an Diah Sekar Wulandari

Awalnya kami tidak curiga, tetapi setelah kami datangi kantornya dan melihat kondisi kantor dan karyawan yg bekerja sekitar 5 orang dan hanya menggunakan kipas angin, furniture kantor yg biasa2 saja, kami mulai timbul kecurigaan.

Awalnya hanya order mukena sebanyak 50 kodi = 1000 pcs, kemudian bertambah dengan Baju Koko Dewasa dan Sarung total nilai gross order senilai seratus juta lebih.

Sepulang dari sana, besoknya kami cek via internet nama PT tersebut, kami temukan nama yg sama tapi bergerak di bidang yg berbeda dan berkantor pusat di Bandung. Kami coba cross cek yg di Bandung apakah mereka ada hubungannya dengan PT yg di Kali Malang, jawabannya TIDAK ADA HUBUNGANNYA.

Kecurigaan kami semakin jelas, bahwa perusahaan yg di kali Malang adalah fiktif dan tidak ada hubungannya dengan PT CITRA NIAGA ABADI yg kami klik dari google.

Info via google sangat membantu untuk mendapatkan informasi dan cross cek


Apalagi setelah kami cross cek kiri dan kanan penyewa yg lain, kalau perusahaan tersebut baru menyewa belum 1 bulan. Akhirnya kami mundur untuk TIDAK menerima order tersebut.

Selasa kemarin, kami iseng2 cross cek ke Kali Malang untuk mengecek keberadaan kantor tersebut. Sekedar menguji dugaan kami karena jika barang jadi dikirim sebelum tgl 10 Sept, dan giro dibayar tempo 3 hari berarti mereka sudah akan kabur paling telat sebelum tgl 12 Sept.

Sampai disana sudah di PASTIKAN benar adanya Ruko tersebut sudah di pasang POLICE LINE. Kami coba tanya ke penyewa sebelah, garis polisi dipasang sekitar 2 hari yg lalu. Dan ada beberapa korban yg terkena jumlahnya pun ada yg sampai 70 juta. Ruko yg mereka sewa pun baru di bayar DPnya saja ke pemiliknya.

RUKO yg di beri GARIS POLISI

Syukur alhamdullillah, Allah masih melindungi kami kiranya teman2 yg membaca blog ini mendapat informasi yg bermanfaat dan bisa di sebarkan ke teman, keluarga untuk selalu berhati hati terhadap sesuatu transaksi yg nilainya cukup besar.

Wassalam.

Jumat, 04 September 2009

Serba Serbi Di Bulan Agustus

Assalammu'alaikum,

Bulan Agustus sudah berlalu, bulan September yg merupakan Puncak dari bulannya para pedagang khususnya pedagang busana muslim.

Alhamdulillah pencapaian target "Warming Up" yg saya berikan kepada toko2 offline Ruzika secara global mendapat hasil yg lumayan baik. Dari ke-5 outlet, 2 outlet mencapai target di atas 100%. Sisanya ada di angka 65 - 82%.

Bulan ini, target kembali saya naikkan, walaupun saya menyadari hal tsb tidak realistis. Stok semakin menipis sedangkan supply dari produsen belum bisa di pastikan tgl kedatangannya.

Saya coba terapkan situasi "War" dimana dengan sedikit keterbatasan, bisanya kita berfikir/ mencari jalan di luar kemampuan kita. Ibaratnya dalam kondisi terdesak, apapun bisa jadi senjata kita untuk menang. Secara psikologi manusia dalam keadaan terjepit mampu membuat terobosan2 yg kalau difikir kembali diluar kemampuan kita.

Saya coba tantang kemampuan karyawan2 saya di saat kondisi barang2 "primadona" menipis stoknya untuk memaximalkan menawarkan produk2 yg lainnya.

2 Team karyawan saya di 2 outlet yg berbeda yg pencapaiannya melebihi target, mereka sendiri tidak percaya bahwa mereka mampu mencapai dan bahkan melebihinya. Angka tersebut memang tidak pernah mereka capai sebelumnya. Tapi dari kharakteristik mereka saya tahu, mereka pasti bisa. Karena mereka punya naluri bersaing dan menyukai tantangan.

Dan mereka merasa reward yg kita berikan suatu kepuasan dan kebanggan mereka tersendiri akan kemampuan mereka dibanding teman2nya. Salah satu bentuk ekpresi mereka yg saya tangkap ketika saya bilang Team mereka no.1, ada yg mengepalkan tangan sambil berucap "YES ".

Stok menipis utk produk primadona memang di luar dugaan. Sebelumnya kondisi stok masih aman2 saja sampai kami kedatangan seorang tamu yg langsung memesan dalam jumlah yang sangat besar utk produk tersebut. Pembayarannya sendiri langsung cash dikeluarkan uang dari kopernya.


Kardus dimana - mana di dalam rumah, dan masih barang2 pesanan yg belum ter packing


Di sisi rumah juga jadi arena menaruh kardus, karena di ruang tamu sudah tidak muat


Di luar rumahpun boleh lah.. apa boleh buat sudah tidak muat


Kami terpaksa harus menyewa mobil box untuk mengantarkan pesanan si Bapak, untungnya saya masih simpan kartu2 nama forwading yg saya gunakan dulu waktu masih jd TDB. Tahun depan bisa enggak yah nyewa container 20 ft ? Insya Allah amien.


Selain berita2 gembira yg kami alami, kami juga mengalami peristiwa yg kurang mengenakan. Tapi Syukur Alhamdulillah, Allah masih melindungi kami.

Awalnya saya mendapat telp dari seorang wanita yg mengatas namakan suatu perusahaan yg ingin mengorder mukena dalam jumlah 50 kodi = 1000 pcs sebagai hadiah THR untuk karyawanya. Kalau dirupiahkan nilai gross ordernya diatas 100 juta

Feeling saya langsung berkata, loh bukannya kalau karyawan biasanya dpt THR dalam bentuk uang ( gaji ke-13) ? Alasannya utk karyawan kontrak di lapangan, karena businessnya bergerak di bidang kontraktor. Tapi kok kalau karyawan kontraktor di lapangan bukannya lebih banyak laki2 dibanding perempuan ?

Setelah terjadi beberapa kali komunikasi, akhirnya kami coba mendatangi kantornya sambil membawa beberapa sample. Sampai di kantornya sebuah ruko dan setelah melihat kondisi kantornya dan bertemu dengan si penelpon yg mengaku sebagai staff pembelian.

Keragu- raguan kami semakin jelas. Apalagi setelah metode pembayaran barang di terima 100% di awal dengan pembayaran giro mundur 3 hari ? kami lanjutkan investigasi bertanya ke kiri dan kanan penyewa yg lain. Agak kaget juga kami mendapat informasi kalau kantor tersebut menyewa ruko tersebut belum 1 bulan.

Kiranya kami sudah bisa menyimpulkan sendiri apa yg akan terjadi. Kami lebih baik tidak mengambil order tersebut walaupun kelihatannya sangat "menggiurkan sekali", tetapi juga mengandung RESIKO yg sangat besar.

Ketika kita memutuskan terjun untuk menjadi seorang PENGUSAHA, pastinya resiko2 tersebut diatas bisa menimpa kita. Orang tua bilang jadi pengusaha bisa untung besar tapi bisa juga buntung besar.

Tetapi semuanya bukan berati tidak bisa di cegah kan ? Di era ini ada banyak informasi saat ini yg bisa kita akses dengan mudah. Ada banyak cerita2 sukses ataupun gagal yg bisa kita dapat dan pelajari. Semuanya berbalik kembali kepada diri kita masing2. Jangan pernah berhenti untuk BELAJAR, BERUSAHA dan BANGKIT.

Salam,