Rabu, 26 November 2008

Catatan dari INTRADE KL Nov, 2008

Akhirnya bisa juga saya sempatkan menulis mengenai perjalanan saya menghadiri event INTRADE di Kualalumpur beberapa waktu yang lalu.

Serasa punya utang jika tidak bisa berbagi apa manfaat yang saya dapatkan dari perjalanan menghadiri event tsb

Hari pertama saya dijadwalkan bertemu dengan 7 perusahaan dari Malaysia yang hampir semua berkecimpung dalam bidang garment fashion. Dari yg terjadwal 7 perusahaan yang hadir menemui saya hanya 5 saja.

Di hari pertama saya bertemu beberapa perusahaan yang cocok bekerjasama untuk pengembangan bisnis kedua belah pihak baik di Indonesia maupun Malaysia. Sebagai produsen mereka tidak menutup kemungkinan untuk membeli produk2 kita dan memasarkannya disana

Di hari kedua saya dijadwalkan bertemu dengan 10 perusahaan dan yang berhasil bertemu sekitar 7 ditambah 2 perusahaan yang tidak terdafatar dalam jadwal saya.

Terjadi kejutan di hari kedua, diawali dengan bertemu salah satu perusahaan yang memproduksi dan mengembangkan Batik Malaysia sebut saja bapak A, dimana produksinya di lakukan di Jogjakarta untuk kemudian produk jadi di kirim dan di jual di Malaysia

Pemilik usaha mencari mitra untuk memasarkan produk tsb di Jakarta, setelah berdiskusi panjang lebar, si Bapak berjanji akan menyempatkan diri ke Jakarta untuk survei ke toko2 saya. Kerjasama yang di setujui dalam bentuk konsinyasi.

Di akhir diskusi si Bapak sempat melihat2 produk2 saya, dan tiba2 mengutarakan bahwa produk2 saya tersebut sedang di cari dan dibutuhkan oleh perusahaan dari Amerika yang baru saja ditemuinya sambil menyebutkan no. meja keberadaan buyer tsb.

Seperti kena durian runtuh saya mengucapkan terimakasih atas informasi berharga tsb. Dalam hati deg2an juga dan coba berfikir kata2 apa yg harus saya ucapkan ketika bertemu buyer tsb. (maklum bhs inggris saya "a i u e o" he he he )

Terhenti sampai disana, saya lanjutkan lagi dengan menerima kunjungan dari perusahaan lain dalam list saya berikutnya

Tiba2 di tengah diskusi saya, ada seorang Bapak keturunan arab tinggi besar menghampiri meja saya sambil menyebutkan apakah benar nama saya yang dia cari. Kaget campur bingung si Bapak mohon maaf menginterupsi sebentar diskusi saya.

Oh la la rupanya si Bapak ini adalah si Buyer dari Amerika yang akan saya hampiri mejanya.

Jadi rupanya si Bapak A setelah bertemu saya menghubungi si Buyer ini dan memberitahu no. meja saya yang produknya sedang dia cari. Alhamdulillah

Tapi karena saya sedang diskusi dengan perusahaan yg lain, si Buyer hanya memberikan kartu namanya dan meminta kartu nama saya berikut alamat email saya. Tidak menyiakan kesempatan lagi saya coba langsung arrange untuk berdiskusi dengan dia besok, tapi si Buyer rupanya sore itu akan balik ke negaranya.

Ya udah deh, cepat2 aja saya kasih kartu nama saya dan sejumlah brosur produk2 saya yang dia butuhkan, selanjutnya saya akan menghubunginya via email.

Kejutan lainnya saya juga mendapat tawaran kerjasama untuk memasarkan produk2 saya di Malaysia yang akan dicoba dipasarkan melalui jejaring hypermarket.

Semuanya hanyalah baru perjanjian lisan yang awal banget, masih harus di follow up, keep contact, kerja keras, support dari team dan doa. Dari beberapa opportunity yang di tawarkan pastilah ada yang goal, amien.

Setiba di Jakarta, disambut dengan pekerjaan yang menumpuk. Pendingan order, complaint barang yang belum sampai, barang yang stoknya menipis dll.

Dan masih mendapat satu kejutan lagi, mendapat call dari salah satu Buyer peserta INTRADE yang karena kesibukkannya belum sempat bertemu dgn saya dan memang perusahaan dia tidak dijadwalkan bertemu dgn saya. Buyer tahu contact no. perusahaan saya dari buku directory "Seller dan Buyer" yang memuat profile business kami di buku tsb, yang di bagikan ke semua peserta.

Alhamdulillah si Ibu begitu antusias dan senang karena produk2 yg dia butuhkan bisa di dapatkan dari kami. Si Ibu juga sudah menanyangkan email untuk memesan produk2 di tahap awal semua produk 2 sample yg saya jual.

Menghadiri event international seperti ini adalah pengalaman pertama buat saya dalam membawa nama perusahaan saya sendiri.

Insya Allah tahun depan, Ruzika masih diberi kesempatan untuk ikut serta kembali, eh malah bocoran dari Pak Agustav event serupa juga di selenggarakan di Paris dan Dubai, dan Insya Allah TDA juga bisa ikut serta dalam event2 tsb.AMIEN

Wowww terbang ke Paris dan Dubai.. siapa takuttt !


Beberapa hasil jepretan saya he he he maaf amatiran banget, yang penting PEDE aja


Pembukaan oleh menteri di bidang perdagangan, mewakili Perdana Menteri Abdullah Badawi yang berhalangan hadir



Berfoto bersama dulu delegasi TDA Indonesia, sebelum memasuki gedung MATRADE. Pengusaha Raksasa sekelas Pak Haji Allay aja ikut loh dalam event ini.

No. 128 adalah meja saya, disinilah Individual Business Meeting berlangsung. Berjilbab coklat saya bersama Ms. Nicole yang mencoba memasarkan product saya di jejaring hypermarket di KL. Di sela2 rehat saya ambil foto Pak. Haji dan Pak Hadi (wah kayaknya udah banyak deal nih !)


Foto bareng Ms. Aini Seller dari Malaysia.

Di depan registration, dari sinilah pengaturan Buyer dan Seller di jadwalkan bertemu




Suasana Arena Exhibition, hari pertama dan kedua khusus untuk Buyer dan Seller, hari ke tiga baru dibuka untuk umum



Aku , Mba Ati "Arossa", Mba Ida "Raxzel Distro"


Di rehat waktu sholat Jumat, saya sempatkan mencoba monorel transportasi yang murah, bersih, nyaman dan bebas macet (kapan ya di JKT punya kayak ini). Pasar Seni tujuannya apalagi kalau bukan cari oleh2. Enggak lupa menyantap roti canai, nasi lemak ditemani mimum teh tarik.. mantab..



Sebelum ke Genting Para Srikandi TDA berfoto dulu Kika (Mba Laila "Purvous", Mba Ajeng "Ananda Coll", Bu Titi "Dromedery", Aku "udah mirip artis belum he he ", Mba Ida "Raxzel Distro", Dayu Puspa "Lulur Bali"


Mejeng foto2 di Genting kok ada patung Liberty sih ?? Ini di KL apa di Amrik sih he he ..


SEE U AT INTRADE KL - 2009

Jumat, 07 November 2008

Persiapan Menghadiri IBM INTRADE Kualumpur 12 -15 November, 2008

Hari Rabu tanggal 5 November, 2008 bertempat di Plaza Mutiara kawasan Mega Kuningan. Saya dan beberapa teman2 TDA kumpul bareng disana atas undangan briefing dari MATRADE mengenai keberangkatan kami ke Incoming Buying Mission (IBM) INTRADE Malaysia 2008.

MATRADE itu mirip dengan Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) di Indonesia, lebih independen dibandingkan BPEN. Sehingga lebih lincah dan agresif bergerak 'menjemput bola', mendatangkan para calon buyer untuk membeli produk-produk Malaysia.

Selepas dari sana, kami melanjutkan meeting di Chowking Mall Ambassador untuk menyatukan visi dan misi kami sebagai anggota TDA, sayangnya saya tidak bisa ikut hadir kesana karena saat itu kebetulan urusan saya lumayan banyak mengingat Hari Senin tgl 10 November, 2008 adalah hari yang bersejarah salah satu business kita yang baru yaitu Usaha dibidang Expedisi sudah akan beroperasi pada hari itu.

Seperti biasa jadwal buka mepet2 jadi harus grabak grubuk kesana kemari. Mohon Doanya bagi teman2 untuk kelancaran usaha kami yah amien, terimakasih sebelumnya.

Saya juga sudah kontak dengan beberapa agen2 saya di Malaysia untuk janjian bertemu di INTRADE see you soon yah...




Serius tapi santai mendengarkan briefing


Jumat, 24 Oktober 2008

Dari Franchise License Expo IND - 24 -26 Oct 2008

Jumat kemarin tgl 24 October 2008, kami menyempatkan jalan ke pameran Franchise License Expo di JCC. Kali ini memang kami ingin mencari business opportunity lain selain usaha retail jilbab dan busana muslim yg sudah kami geluti 2 tahun terakhir ini.

Business yang menjadi pilihan kami tentunya 1. yang bisa menunjang business kami sebelumya yang sudah berjalan 2. business baru yang bisa menjadi main business kami yang lain dan berkelanjutan.

Bertemu teman2 TDA disana, dan ikut senang atas partisipasi teman2 TDA yg sudah ikut dalam pameran tersebut sukses buat teman2.


Saya sendiri banyak menemukan opportunity2 business yang cukup menjanjikan di sana he he he. Tapi kayaknya harus menahan diri dan berpikiran jernih mana yang benar kita perlukan saat itu dan sesuai dengan kebutuhan kita.

Apalagi ada Bank BRI memfasilitasi disana, tinggal tunjuk mau ambil franchise yang mana ada Bank yang siap mendanai sippp lah.

Bagi temen2 yang belum datang, buruan yah !

Kamis, 23 Oktober 2008

Street Marketing Ala "Uda Andre"

Perkenalan saya dengan Uda Andre ini secara tidak sengaja setelah ngobrol2 eh ternyata si Uda ini tetanggaan salah seorang tenant di BTM yg tokonya depan belakangan dengan toko saya. Tapi anehnya ketemu si Uda bukan di BTM tetapi di Pasar Anyar salah satu pasar trandisional yg terkenal di kota Bogor.

Asal mulanya, siang itu saya nemenin sales girl freelance kami untuk bertemu dengan pemilik toko di pasar tersebut yg katanya berminat membeli jilbab yg sudah di tawarkan sebelumnya oleh sales girl kami sebut saja Mba Nur.

Setelah nunggu tidak lama si Uda muncul, dilanjutkan penjelasan sana sini sampailah dia tanya lokasi toko kami. Setelah nyebut BTM kontan si Uda bilang "oh ibu yg jual Rabbani yah, toko saya kan depan ibu tapi saya kontrakkan dan saya pindah jualan disini". Transaksi hari itu tidak terjadi, karena tempo pembayaran yang diminta si Uda, belum bisa kami penuhi.

Singkatnya saya ketemu si Uda ini lagi pasca lebaran di BTM di depan toko saya. Obrolan berlanjut sampai ke perkembangan business selama ramadhan - lebaran dan sebab kenapa si Uda pindah jualan dari BTM ke Pasar Anyar. Menurut si Uda persaingan yang sudah tidak sehat di Mall yang menyebabkan dia menyewakan saja tokonya dan bergeser ke Pasar Tradisional.

Di tempat yg baru jilbab yang dijual disesuaikan dengan areanya dimana target marketnya adalah ibu2 sehabis berbelanja kebutuhan sehari hari biasanya mampir untuk melihat lihat, jilbab yg dijual disesuaikan dengan kantong para ibu2.

Alhamdulillah menurutnya jilbab dgn kategori tsb tidak pernah lama terpajang di hangernya. Strateginya untuk menarik pengunjung masuk, beliau memajang model2 jilbab yang cantik2 di patungnya walaupun terkadang model tersebut sudah tidak ada stoknya. Hal tersebut dilakukan untuk menarik ibu2 masuk ke tokonya.

Menurutnya juga pada akhirnya biasanya yang di beli oleh ibu2 tsb bukan model yg di patung itu. He he he

Sampailah kepada saran si Uda kepada saya "ibu bisa coba masuk ke pasar traditional jual jilbab non branded di mixed kan dengan jilbab2 branded yg sudah ibu punya. Permintaan jilbab branded banyak juga " biasanya kalau ada yg cari, saya sarankan mereka untuk ke BTM ke toko ibu. (beneran nih Da ?)

Dilanjutkan menceritakan anceran omzet utk jilbab non branded yg dia dapat ditempat berjualannya yg baru. Angkanya pra ramadhan - lebaran kemarin cukup fantastis. Musim anak sekolah masuk pun permintaan jilbab cukup tinggi.

Thanks Da atas sharingnya, hayoo siapa yang mau coba !

Sabtu, 11 Oktober 2008

Evaluasi Pasca Lebaran 2008

Assalamu'alaikum,
Mudah2an belum terlambat mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H, mohon maaf lahir dan bathin untuk para pembaca setia blog saya.

Seperti tahun2 sebelumnya pasca panen raya kami membahas dan mengevaluasi apa2 saja pencapaian yang sudah kita raih, dimana kekurangan dan kelebihannya serta membandingkan dengan pencapaian di tahun2 sebelumnya.

Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan baik walaupun masih terdapat kekurangan dan ketidak siapan di berbagai hal.

Secara volume pencapaian di salah satu toko offline lebih menurun di tahun sebelumnya, tetapi secara profit lebih besar. Hal tersebut menggambarkan lebih banyak penjualan retail dibanding agen. Dimana pada bulan lalu H-7 sudah terjadi peningkatan dan grafik terus meningkat sampai di puncaknya di H-1.Di tahun ini puncak sales tertinggi ada di H-3 dimana hari-hari sebelumnya memang terjadi peningkatan tetapi volumenya tidak sebesar tahun sebelumnya.

Mungkin juga dipengaruhi faktor jumlah pemudik yang meningkat di tahun ini dibanding di tahun lalu atau dampak krisis kenaikann BBM.

Transaksi agen aktif dan baru terjadi peningkatan di Ruzika Bogor, sejalan betambahnya produk baru keagenan saya di area tsb. Suatu hari stok mukena dan baju anak yang saya bawa langsung ludes di hari yg sama. Sebetulnya stok mukena dan baju anak ini brand baru yang saya siapkan sengaja untuk di toko offline saya.

Senang tapi cemas juga karena butuh waktu lagi utk memesan kembali ke produsen yg kondisinya belum tentu bisa memenuhi dgn cepat.

Outlet mungil saya "Ruzika" di cikarang pun, mulai dikenal keberadaanya sejalan banyaknya pengunjung ke mall tsb. Ada member2 baru baik yang datang dan tahu melalui blog atau tidak sengaja karena sedang mencari kebutuhan lebaran di sana.

Rumah Kerudung Lamara sendiri hampir tidak kelihatan karena penuhnya pembeli yang mengerumuni untuk mencoba dan membeli jilbab. (sayang kami lupa membawa tustel untuk mengabadikan hal tsb).

Yang luar biasa terjadi di order on-line. Dari awal ramadhan order terus bergulir dan bergerak naik sama persis seperti tahuh lalu persediaan stok sudah terserap dan menipis untuk memenuhi order on-line ini hanya dalam beberapa hari saja, yang sebetulnya stok tsb kami siapkan untuk memenuhi toko offline di 3 lokasi. Dimana utk melakukan re-order kembali, pabrik tidak bisa cepat memenuhi order tsb. Apalagi periode H-14 ke H-7 sudah tidak banyak pilihan model, warna dan ukuran yang bisa kami pesan.

Untuk barang kulakan, ternyata di H-7 barang tersebut sudah tidak kami temukan lagi produk yg sama dengan yg pertama kami lihat di toko yang sama.

Kami sebetulnya males pergi ke tanah abang di awal maupun dlm bulan ramadhan. Selain penuh sesak sudah tidak leluasa lagi utk menawar dan memilih. Tapi tuntutan pesanan dan kondisi stok yg sudah menipis, hal tsb harus kami lalui dengan senang hati he he he.

Padatnya jadwal pengiriman dari pihak pos atau ekpedisi menyebabkan beberapa kiriman barang dari produsen ke kami tidak bisa tepat waktu.

Bahkan ada satu kiriman dari produsen yang menurut produsen sudah dikirim ke kami sampai hari ini belum kami terima. (terhadap masalah ini kami sudah selesaikan dgn pihak produsen).

Produsen yg berjanji akan mengembalikan uang kami atas order yg tidak sampai tersebut. Ada juga yang disebabkan pihak produsen tidak bisa memenuhi order kami sampai batas akhir sebelum lebaran.

Alhamdulillah kami banyak menerima para agen2 baru dari seluruh pulau di Indonesia. Rata2 mengorder produk dalam jumlah besar dan beragam untuk mengisi toko mereka yang akan di buka menjelang Ramadhan. Informasi mereka dapatkan dari mengakses blog kami ini.

Terimakasih atas kepercayaan Bapak dan Ibu sebagai mitra kami, kami harap kerjasama ini akan terus berlanjut dan lebih besar dan baik di tahun2 mendatang, amien.

Kami sendiri masih punya kendala untuk pengiriman ke wilayah Indonesia Timur yang cukup jauh dengan waktu yang cepat tetapi ongkos relatif murah.

Saat ini ada beberapa ekpedisi yg bertarif murah utk pengiriman ke wil. tsb, tetapi jaraknya dari rumah kami di cibubur ke tempat ekspedisi tsb cukup jauh dan rata2 ekpedisi tsb berkenan untuk ambil paket ke cibubur dengan minimum pengiriman yg cukup besar. Diluar itu kami harus hantar sendiri ke tempat mereka.

Order On-Line baru berhenti karena memang kantor ekpedisi ataupun pos sudah tutup. Sebetulnya masih ada yg minta dikirim walaupun harus via ONS.

Di H-1 seiring dengan bergemanya takbir, kami sekeluarga ada di 3 lokasi yang terpisah. Saya standby di Bogor, Ryad di Cikarang dan si cantik Nadya mewakili kami di Cibubur. Semakin malam ternyata pengunjung mall semakin membludak sebagian menghabiskan takbiran di Mall, sebagian masih mencari cari kekurangan untuk perlengkapan lebaran besok.

Secara total pencapaian sales meningkat dari tahun sebelumnya (karena kami juga ada tambahan 2 toko baru). Tentunya masih banyak PR2 lagi yang pada kenyataannya masalah yang sama di tahun yg lalu belum sepenuhnya bisa kami selesaikan dengan baik.

Kali ini kami harus bekerja lebih keras lagi untuk merapihkan dari berbagai segi baik administrasi maupun SDM. Terlebh lagi kami harus konsentrasi untuk pembukaan toko kami yang ke-5 yang Insya Allah bisa kami wujudkan paling telat awal tahun depan, Insya Allah mohon doanya bisa berjalan dengan lancar, amien.

Tetap semangat dan tetap SUKSES !
Wassalam