Tampilkan postingan dengan label Perjalanan Business Kami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perjalanan Business Kami. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 November 2008

Catatan dari INTRADE KL Nov, 2008

Akhirnya bisa juga saya sempatkan menulis mengenai perjalanan saya menghadiri event INTRADE di Kualalumpur beberapa waktu yang lalu.

Serasa punya utang jika tidak bisa berbagi apa manfaat yang saya dapatkan dari perjalanan menghadiri event tsb

Hari pertama saya dijadwalkan bertemu dengan 7 perusahaan dari Malaysia yang hampir semua berkecimpung dalam bidang garment fashion. Dari yg terjadwal 7 perusahaan yang hadir menemui saya hanya 5 saja.

Di hari pertama saya bertemu beberapa perusahaan yang cocok bekerjasama untuk pengembangan bisnis kedua belah pihak baik di Indonesia maupun Malaysia. Sebagai produsen mereka tidak menutup kemungkinan untuk membeli produk2 kita dan memasarkannya disana

Di hari kedua saya dijadwalkan bertemu dengan 10 perusahaan dan yang berhasil bertemu sekitar 7 ditambah 2 perusahaan yang tidak terdafatar dalam jadwal saya.

Terjadi kejutan di hari kedua, diawali dengan bertemu salah satu perusahaan yang memproduksi dan mengembangkan Batik Malaysia sebut saja bapak A, dimana produksinya di lakukan di Jogjakarta untuk kemudian produk jadi di kirim dan di jual di Malaysia

Pemilik usaha mencari mitra untuk memasarkan produk tsb di Jakarta, setelah berdiskusi panjang lebar, si Bapak berjanji akan menyempatkan diri ke Jakarta untuk survei ke toko2 saya. Kerjasama yang di setujui dalam bentuk konsinyasi.

Di akhir diskusi si Bapak sempat melihat2 produk2 saya, dan tiba2 mengutarakan bahwa produk2 saya tersebut sedang di cari dan dibutuhkan oleh perusahaan dari Amerika yang baru saja ditemuinya sambil menyebutkan no. meja keberadaan buyer tsb.

Seperti kena durian runtuh saya mengucapkan terimakasih atas informasi berharga tsb. Dalam hati deg2an juga dan coba berfikir kata2 apa yg harus saya ucapkan ketika bertemu buyer tsb. (maklum bhs inggris saya "a i u e o" he he he )

Terhenti sampai disana, saya lanjutkan lagi dengan menerima kunjungan dari perusahaan lain dalam list saya berikutnya

Tiba2 di tengah diskusi saya, ada seorang Bapak keturunan arab tinggi besar menghampiri meja saya sambil menyebutkan apakah benar nama saya yang dia cari. Kaget campur bingung si Bapak mohon maaf menginterupsi sebentar diskusi saya.

Oh la la rupanya si Bapak ini adalah si Buyer dari Amerika yang akan saya hampiri mejanya.

Jadi rupanya si Bapak A setelah bertemu saya menghubungi si Buyer ini dan memberitahu no. meja saya yang produknya sedang dia cari. Alhamdulillah

Tapi karena saya sedang diskusi dengan perusahaan yg lain, si Buyer hanya memberikan kartu namanya dan meminta kartu nama saya berikut alamat email saya. Tidak menyiakan kesempatan lagi saya coba langsung arrange untuk berdiskusi dengan dia besok, tapi si Buyer rupanya sore itu akan balik ke negaranya.

Ya udah deh, cepat2 aja saya kasih kartu nama saya dan sejumlah brosur produk2 saya yang dia butuhkan, selanjutnya saya akan menghubunginya via email.

Kejutan lainnya saya juga mendapat tawaran kerjasama untuk memasarkan produk2 saya di Malaysia yang akan dicoba dipasarkan melalui jejaring hypermarket.

Semuanya hanyalah baru perjanjian lisan yang awal banget, masih harus di follow up, keep contact, kerja keras, support dari team dan doa. Dari beberapa opportunity yang di tawarkan pastilah ada yang goal, amien.

Setiba di Jakarta, disambut dengan pekerjaan yang menumpuk. Pendingan order, complaint barang yang belum sampai, barang yang stoknya menipis dll.

Dan masih mendapat satu kejutan lagi, mendapat call dari salah satu Buyer peserta INTRADE yang karena kesibukkannya belum sempat bertemu dgn saya dan memang perusahaan dia tidak dijadwalkan bertemu dgn saya. Buyer tahu contact no. perusahaan saya dari buku directory "Seller dan Buyer" yang memuat profile business kami di buku tsb, yang di bagikan ke semua peserta.

Alhamdulillah si Ibu begitu antusias dan senang karena produk2 yg dia butuhkan bisa di dapatkan dari kami. Si Ibu juga sudah menanyangkan email untuk memesan produk2 di tahap awal semua produk 2 sample yg saya jual.

Menghadiri event international seperti ini adalah pengalaman pertama buat saya dalam membawa nama perusahaan saya sendiri.

Insya Allah tahun depan, Ruzika masih diberi kesempatan untuk ikut serta kembali, eh malah bocoran dari Pak Agustav event serupa juga di selenggarakan di Paris dan Dubai, dan Insya Allah TDA juga bisa ikut serta dalam event2 tsb.AMIEN

Wowww terbang ke Paris dan Dubai.. siapa takuttt !


Beberapa hasil jepretan saya he he he maaf amatiran banget, yang penting PEDE aja


Pembukaan oleh menteri di bidang perdagangan, mewakili Perdana Menteri Abdullah Badawi yang berhalangan hadir



Berfoto bersama dulu delegasi TDA Indonesia, sebelum memasuki gedung MATRADE. Pengusaha Raksasa sekelas Pak Haji Allay aja ikut loh dalam event ini.

No. 128 adalah meja saya, disinilah Individual Business Meeting berlangsung. Berjilbab coklat saya bersama Ms. Nicole yang mencoba memasarkan product saya di jejaring hypermarket di KL. Di sela2 rehat saya ambil foto Pak. Haji dan Pak Hadi (wah kayaknya udah banyak deal nih !)


Foto bareng Ms. Aini Seller dari Malaysia.

Di depan registration, dari sinilah pengaturan Buyer dan Seller di jadwalkan bertemu




Suasana Arena Exhibition, hari pertama dan kedua khusus untuk Buyer dan Seller, hari ke tiga baru dibuka untuk umum



Aku , Mba Ati "Arossa", Mba Ida "Raxzel Distro"


Di rehat waktu sholat Jumat, saya sempatkan mencoba monorel transportasi yang murah, bersih, nyaman dan bebas macet (kapan ya di JKT punya kayak ini). Pasar Seni tujuannya apalagi kalau bukan cari oleh2. Enggak lupa menyantap roti canai, nasi lemak ditemani mimum teh tarik.. mantab..



Sebelum ke Genting Para Srikandi TDA berfoto dulu Kika (Mba Laila "Purvous", Mba Ajeng "Ananda Coll", Bu Titi "Dromedery", Aku "udah mirip artis belum he he ", Mba Ida "Raxzel Distro", Dayu Puspa "Lulur Bali"


Mejeng foto2 di Genting kok ada patung Liberty sih ?? Ini di KL apa di Amrik sih he he ..


SEE U AT INTRADE KL - 2009

Jumat, 07 November 2008

Persiapan Menghadiri IBM INTRADE Kualumpur 12 -15 November, 2008

Hari Rabu tanggal 5 November, 2008 bertempat di Plaza Mutiara kawasan Mega Kuningan. Saya dan beberapa teman2 TDA kumpul bareng disana atas undangan briefing dari MATRADE mengenai keberangkatan kami ke Incoming Buying Mission (IBM) INTRADE Malaysia 2008.

MATRADE itu mirip dengan Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) di Indonesia, lebih independen dibandingkan BPEN. Sehingga lebih lincah dan agresif bergerak 'menjemput bola', mendatangkan para calon buyer untuk membeli produk-produk Malaysia.

Selepas dari sana, kami melanjutkan meeting di Chowking Mall Ambassador untuk menyatukan visi dan misi kami sebagai anggota TDA, sayangnya saya tidak bisa ikut hadir kesana karena saat itu kebetulan urusan saya lumayan banyak mengingat Hari Senin tgl 10 November, 2008 adalah hari yang bersejarah salah satu business kita yang baru yaitu Usaha dibidang Expedisi sudah akan beroperasi pada hari itu.

Seperti biasa jadwal buka mepet2 jadi harus grabak grubuk kesana kemari. Mohon Doanya bagi teman2 untuk kelancaran usaha kami yah amien, terimakasih sebelumnya.

Saya juga sudah kontak dengan beberapa agen2 saya di Malaysia untuk janjian bertemu di INTRADE see you soon yah...




Serius tapi santai mendengarkan briefing


Jumat, 24 Oktober 2008

Dari Franchise License Expo IND - 24 -26 Oct 2008

Jumat kemarin tgl 24 October 2008, kami menyempatkan jalan ke pameran Franchise License Expo di JCC. Kali ini memang kami ingin mencari business opportunity lain selain usaha retail jilbab dan busana muslim yg sudah kami geluti 2 tahun terakhir ini.

Business yang menjadi pilihan kami tentunya 1. yang bisa menunjang business kami sebelumya yang sudah berjalan 2. business baru yang bisa menjadi main business kami yang lain dan berkelanjutan.

Bertemu teman2 TDA disana, dan ikut senang atas partisipasi teman2 TDA yg sudah ikut dalam pameran tersebut sukses buat teman2.


Saya sendiri banyak menemukan opportunity2 business yang cukup menjanjikan di sana he he he. Tapi kayaknya harus menahan diri dan berpikiran jernih mana yang benar kita perlukan saat itu dan sesuai dengan kebutuhan kita.

Apalagi ada Bank BRI memfasilitasi disana, tinggal tunjuk mau ambil franchise yang mana ada Bank yang siap mendanai sippp lah.

Bagi temen2 yang belum datang, buruan yah !

Senin, 08 September 2008

Selamat Datang Presdir Baru di Ruzika Corporation !

Assalamu'alaikum,

Alhamdulillah di bulan Ramadhan yang penuh dengan berkah ini, tidak lama lagi Ruzika Corporation akan punya Presiden Direktur yang baru.

Setelah beberapa bulan yang lalu, saya diangkat sebagai Direktur Operasional dan wara wiri sendiri mengurus operasional di jaringan toko kami Ruzika Moslem Outlet, dalam beberapa hari ke depan kami sudah bisa kompak dan lebih dekat menjalankan perusahaan ini bersama sama.

Setelah saya Full TDA, terasa sekali business yang di jalankan penuh dan fokus semakin cepat perkembangannya. Saat ini benar2 waktu saya habis untuk menjalankan order On Line sementar Toko Off Line saya seharusnya juga menjadi perhatian penuh belum bisa saya monitor dengan penuh.

Seperti yg kita sharing di dalam pertemuan FGD (Focus Group Discussion) Garment TDA tgl 26 Agustus kemarin, cerita lengkapnya bisa dikutip di web mba Doris http://dorisnasution.blogspot.com/2008/08/focus-group-discussion-fgd-garmen-tda.html



Aku didampingi Pak Rosihan sebagai moderator sekaligus mentor saya, memberikan sharing mengenai perkembangan business Ruzika kepada para perserta FGD TDA - Garment.


Para Srikandi TDA yang luar biasa ( Ki-Ka : Bu Ita (ower Ukhti), Sukma, Bu Roes, Mba Ines (owner Saqina), Aku, Mba Doris (owner Shakira), Mba Emi (owner Kafana))

Dibantu assistant saya saat ini yanti, kami berdua merasa masih banyak kekurangan dalam proses menyiapkan order2 On Line ini. Hal tersebut menjadi PR saya dan Pak Presdir yang baru untuk membenahi Management Order On Line ini setelah lebaran nanti.

Dan beberapa rencana2 kami tentunya dalam hal mengembangkan business ini menjadi lebih besar lagi.

Insya Allah dengan keputusan yg kami ambil di bulan suci dan penuh berkah ini, menjadikan business ini semakin berkah dan mendatangkan rejeki yang barokah buat kami sekeluarga, amien.

Wassalam

Senin, 21 Juli 2008

Setelah Gedebak Gedebuk - Hadir Tiga Merek Baru di Ruzika Moslem Outlet

Bimillah,

Akhirnya bisa bernafas lega juga, setelah beberapa minggu yang cukup menegangkan dan melelahkan terlewati sudah.

Dimulai ketegangan ajang naik turun pemilihan sekolah Nadya yang membuat jantung bergedub kencang, sampai naiknya permintaan barang2 melalui order Online, rasanya cukup menyita memory di otakku saat itu.

Di satu sisi harus berkonsentrasi ke urusan sekolah Nadya, disisi lain harus mengingat, menjawab, mengatur ini dan intu ya urusan kebutuhan sekolah dari urusan bolak balik ke sekolah, membeli keperluan sekolah sampai urusan penyiapan order yang memerlukan konsentrasi.

Alhamdulillah minggu ini saya sudah bisa fokus lagi ke Ruzika Online saya.

Alhamdulillah, alhamdulillah sudah terasa sebulan ini para Distributor/ Sub Agen maupun Re-Seller sudah mulai berancang-ancang menyambut dua bulan ke depan bulan Ramadhan dengan mempersiapkan stok di masing2 tokonya.

Para agen2 saya yang tersebar di beberapa Pulau di Indonesia bahkan sampai ke Malaysia dan Singapura mulai menyampaikan pesan, bahwa mereka akan mulai menyimpan stok.

Peningkatan order pun sudah terasa, karenanya saya menghadirkan koleksi TERBARU Kaos Muslimah Cantik OSMOES dan UKHTI berserta kaos muslimah cantik untuk anak-anak UKHTI KIDS.

Untuk melihat koleksinya silahkan klik di link web saya (my business) :




Kamis, 05 Juni 2008

Ke Bandung lagi, Meeting Lagi

Ini kali ke-2 saya diundang kembali oleh Produsen Rumah Kerudung dan Busana Lamara utuk ke Bandung. Bedanya undangan yang pertama kalau tidak salah di awal January 2008 untuk jalan2, kali ini agendanya padat dan lebih serius.

Ternyata, selepas jadi TDB meeting tetep jalan terus. Karena undangannya Jumat dan Sabtu terpaksa deh jalan sendiri karena si Boss harus ngantor Jumat dan Sabtunya kebetulan ada urusan yg enggak bisa ditinggal.

Berangkat pagi jam 6 naik travel dari depan komplek rumah yang memang banyak banget perusahaan jasa travel menuju Bandung ini. Awalnya udah booking naik X-Trans berangkat jam 5.30 eh sampai di pool telat mobilnya baru aja pergi ditinggal deh, akhirnya cari yang deket2 situ dapat P-Travel berangkat jam 6.00.

Sampai di Bandung jam 9.00 kurang sudah dijemput oleh pihak produsen, dari sana lansung ke Cipaku Hotel di Lembang tempat meeting berlangsung selama 2 hari.

Seneng lagi ketemu temen2 Distributor, wah ternyata pesertanya sudah bertambah banyak dengan bergabungnya temen2 yang baru bergabung menjadi Distributor.




Meeting 2 hari sarat ilmu, sarat berbagi key success termasuk pemutaran film THE SECRET yang fenomenal dan wejangan2 dari Pak Haji Allay (Inspirator dan Provokator Komunitas TDA) pasti udah pada kenal dong yah.

Saya kutip salah satu wejangan Pak Haji Ali dalam surat Al Fajr ayat 15-22: Orang yang berdagang tidak akan rugi jika memperhatikan 4 hal berikut :

1. Menyantuni anak yatim

2. Memberi makan orang miskin

3. Harta Pusaka/ warisan jangan mengambil atau mengurangi hak milik orang lain

4. Dengan Dunia jangan terlalu cinta. Genggamlah dunia di tanganmu jangan di hatimu.

(kalau ada yg salah2 mohon dikoreksi yah )

Meeting 2 hari dipandu Bpk. Gilarsi sebagai CEO dari tuan rumah dan beberapa pembicara tamu yang sudah terbukti ke-professionalannya di bidang masing2.

Sharing key success dari rekan2 Distributor yang mampu menghasilkan sales "WOW" dalam kurun waktu kurang dari 3 bulan, menambah ide2 baru yang bermanfaat bagi kita semua.

Dari forum diskusi kelompok selain lebih mengakrabkan juga saling berbagi apa kelebihan dan kekurangan yang dirasakan saat ini baik dari sisi individu sebagai frachisee maupun support dari principal sendiri.

Hari pertama terasa sangat padat dan melelahkan baru selesai jam 23.30. Capek berat, awalnya sempat rada2 takut harus tidur sendirian juga sekaligus nelongso apalagi lihat yg lain couple he he he. Tapi berhubung udah capek berat masuk kamar tidur udah enggak inget2 lagi.

Hari ke-2 lebih ke aturan main yang baku plus KPI2 sebagai barometer kesuksessan seorang distributor. Selesai jam 5 an saya enggak langsung pulang ke Cibubur tapi nginap semalam lagi di rumah Mamang saya di Bandung, kebetulan Mamang ada urusan mau ke Jakarta hari Minggunya jadi sekalian bisa pulang bareng.

Lelah, banyak yg harus dipikirin, tapi teteup enjoy walaupun selama meeting di Bandung toko on-line saya tutup sementara enggak ada yg follow up ordernya. Insya Allah dalam waktu dekat saya sudah punya assistant nih.

Senin, 07 April 2008

What A Wonderfull Life - My Life is Changing !

Akhirnya bisa juga nulis mengenai keputusan resign yang saya ambil. Belum sempat tulis di blogku, si Boss udah ngumummin pengangkatanku sebagai Direktur Operasioanl di Ruzika coorporation. Alhamdulillah... (ngomong2 gajinya naik enggak boss? He he he).

Sebetulnya saya pernah berkata dalam diri saya sendiri atau tepatnya bermimpi sebelum usia kepala 4 (he he jadi ketahuan deh umurnya) aku harus menduduki posisi puncak selevel Direktur! Alhamdulillah dream comes true ! Tanpa di minta si Boss udah ngumummin duluan pengangakatan aku tsb.

Jabatan baru, dengan seabgreg tugas dan tanggung jawab baru, Insya Allah aku bisa menjalankan amanah tsb dengan sebaik baiknya amien.

Suatu jabatan yang penuh tantangan dan amanah, disinilah saatnya mengamalkan semua ilmu2 yang telah kita dapat sekaligus pembuktian diri bahwa kita bukan hanya jago kandang di perusahaan orang, tapi disinilah tempat sebenarnya kita berkarya! Di perusahaan kita sendiri "Ruzika Coorporation"!

Saya sendiri sudah punya beberapa plan untuk mengembangkan business kami sekaligus membenahi bagian mana yang harus diperbaiki dan bagian mana yg harus ditingkatkan.

Insya Allah plan2 ini sebentar lagi akan menjadi action2 di awal jabatan saya yang baru dan saya pastikan akan menjadi tugas2 yang sangat menyenangkan dan menantang buat saya.

Sabtu beberapa minggu lalu, awal uji coba pertama saya. Disaat Boss Ryad harus pergi seminar, dan si cantik Nadya ada kesibukan tugas2 di sekolahnya, saya jadikan hari itu sebagai uji coba pertama saya untuk field visit mengunjungi outlets2 saya sendiri.

Sebelumnya visit to outlet hanya bisa saya lakukan di hari Sabtu dan Minggu itupun tidak bisa semua outlet dengan waktu kunjungan yg terbatas, mengingat hari Sabtu dan Minggu adalah hari Keluarga.

Tapi kali itu bisa dilanggar dengan situasi yg memungkinkan. Sepanjang perlanan menuju outlet di Cikarang tepatnya di Sentra Grosir Cikarang, jadi teringat masa2 TDB saya 10 thn y.l, dimana waktu itu saya masih berkerja di perusahaan Multinational Company dengan produk White Cigarettenya dengan ikonnya Sang Juara Motor GP "We Are The Champion" !

Setiap bulan, sebagai bagian dari Trade Marketer kita diwajibkan melakukan fiedl visit ke outlet2 yang sedang menjalani program Trade Activities atau even2 lainnya.

Visit bareng saleman motor pun saya lakoni di pinggiran Sidoarjo - Surabaya sana. Dalam sehari seorang Salesman motor di wajibkan mengunjungi 60 outlet untuk kategori traditional outlets.

Kering, basah dan kering saya alamai di jalan dimana cuaca pada hari itu tidak menentu dari panas terik berubah menjadi hujan besar dan terik kembali. Seakan waktu berteduh diabaikan oleh Bapak Salesman ini untk mengejar successfull visit 60 outlets.

Saya pun harus rela merasakan disaat panggilan perut yg sudah menjerit minta diisi harus bersabar untuk menemukan warung terdekat dalam perjalanan menyisir pinggiran kota sidoarjo dan baru bisa beristirahat jam 2.30 dan sudah melewati jam waktu makan siang saya biasanya.

Saya pergunakan utk menunaikan sholat di langgar sekaligus rebahan sekedar melemaskan otot pinggang kareana naik turun dari motor lumayan membuat pinggang saya serasa kaku seperti kayu. Sementara masih tersisa beberapa puluh outlet lagi yang harus di kunjungi.

Dikala rebahan terbayang indahnya saya sebagai karyawan di Head office, jam2 segini sedang asyik2nya di depan komputer dengan minuman softdrink dingin di tangan sambil menikmati kesejukkan AC dan alunan musik dari tape disamping meja saya.

Sementara di luar sana Bapak Salesman yang saat ini sedang menunaikan tugasnya dengan saya harus berjuang menyelesaikan visitnya dengan harapan banyak outlets yg sudah kehabisan stoknya shg rupiah demi rupiah bisa terkumpul pada hari itu.

Lain lagi kunjungan ke modern channel. Suasana sejuk dan harum dimana2. Masuk dari satu mall ke mall lainnya bisa sekalian cuci2 mata. (Namanya juga mata perempuan he he he).

Yang lebih asyik lagi kunjungan ke HORECA Channel (Hotel, Restarurand dan Cafe) jam kunjungan pun baru bisa dilakukan diatas jam 21.00 ke atas ! Bisa krja sambil clubbing! (untungnya itu hanya masalalu dikala muda he he he !)

Dan.... Hri Sabtu itu, "My Trade Marketing Soul is Back" !! Setelah 6 tahun terkahir pekerjaan di TDB saya lebih fokus di belakang meja berkutat dengan urusan stok ! Now My Life is changing !

Congratulation My Dear Your Life is Back ! You will now busy in visiting some outlets from day to day, but now it's different ! You are visiting your own outlets ! Itu yang disampaikan My Beloved Husband. Alhamdulillah ya Allah, Engkau telah pilihkan kami yang terbaik untuk keluarga kami, dan keluarga2 lain yang membutuhkan kami.

Hari Sabtu itu, saya betul2 menikmati perjalan visit saya ditemani musik2 yg lembut dari sound sistem di mobil saya.

Salah satu RESOLUSI tahun 2008 sudah terlakasana, tinggal menjaga arahnya, mengatur kecepatannya dan memohon DOANYA, Insya Allah, Sang Maha Pengasih memberikan ridhonya, amien.

We are the champion my friend .......and we'll keep on fighting till the end.....
We are the champion 2X , and we are the champion of the world..........

Sabtu, 16 Februari 2008

Dikala Barang Datang Begini nih Suasananya

Rata-rata hampir tiap minggu ada kiriman barang dari pabrikan. Bisa dari SIK Clothing, Jilbab Swarna dan Rumah Kerudung Lamara (El Zoya), ketiga Brand tersebut dikirimkan ke rumah langsung dari Pabrik.

Kalau datangnya enggak barengan agak bisa bernafas dikit, tapi... kalau pas barengan yaaa beginilah suasana ruang keluarga yang mendadak berubah jadi Warehouse in Transit.

Tapi kayaknya sekarang ini walaupun barang sudah di distribusikan ke toko-toko tetep aja ruang keluarga udah berubah fungsi. Atas sofa tidak luput jadi sasaran.

Gatel sih ngelihatnya tapi mau dimana lagi, biar deh yang penting masih bisa nyantai2untuk nonton TV walaupun bungkusan dimana mana. Sebetulnyasih aku termasuk si "Bibi Bersih2" tapi udah diberesin balik2 lagi jadi males juga capee deh !

Sampai2 Ibu Mertua bilang kayaknya rumahnya musti ditingkatin terus buat gudang di atas. Hmmm iya juga sih, tapi daripada buat ningkatin rumah mending buat cari toko lagi he he he dasar pedagang payah...

Selasa, 12 Februari 2008

Minggu Minggu Yang Cukup Melelahkan

Sudah lama juga rasanya enggak post di blog. Sebetulnya udah gatel rasanya ingin berbagi cerita, tapi kalau bawaannya pulang sampai rumah rasanya udah tinggal tenaga sisa2, belum lagi masih banyak pendingan orderan yang harus dikerjakan.

Alhamdulillah malam ini bisa mulai nulis2 lagi.

Minggu minggu terakhir ini memang kerasa berat banget buat aku yg TDB.

Kerjaan kantor lagi banyak2nya dan menyita waktu banget, yang biasanya pulang kantor masih ada tenaga buat nyiapin pesanan on line, enggak tahu kenapa apa karena otak udah di peres dari pagi sampai sore sampai rumah kayaknya energinya udah habis.

Tapi komitment harus tetap di jalankan walaupun dengan kondisi yang lelahhh banget, order on line masih bisa disiapkan tapi mungkin jadi agak lambreta sedikit, mohon maaf untuk temen2 yah !

Memang aku akuin banget minggu minggu terakhir ini berat banget dan cukup menyita fikiran.

Persiapan untuk buka toko Ruzika-3 di Cikarang, beli2 perlengkapannya, rak2, gawang, dsb, nyiapain stoknya apa aja yang mau dijual, ngitung ini ngitung itu, ditambah urusan stok di dua toko Cibubur dan Bogor seiring meningkatnya demand dari member lama dan bermunculannya member baru harus bener2 dihitung kebutuhannya supaya stok OK tapi cash flow juga OK sejalan dengan modal yg di belanjakan utk pemenuhan stok.

Tambah lagi urusan stok Zoya di "Rumah Kerudung Lamara" Sentra Grosir Cikarang (SGC)!!! Pffffff baru sempat sabtu kemarin saya beresin, rasanya badan mau rontok ! Dan bawaanya kalau situasi gini maunya ngomel terus deh !

Kalau udah kepepet gini rasanya jadi ingin cepat2 cabut dari TDB lebih cepat dari target yang saya tetapkan di tahun ini di bulan XXX ! Hmmmm....

Kemarin juga udah dapat kiriman sample jilbab lumayan banyak sih wuihhhh bagus2 banget dan harganya miring ! Kualitas Butik harga Tanah Abang !

Ide awalnya saya ingin punya brand jilbab sendiri atas nama RUZIKA, seperti pucuk dicinta ulam tiba, saya bertemu dengan produsen jilbab yang sudah bergelut cukup lama di business ini.

Akhirnya terciptalah kolaborasi antara RUZIKA dengan Dia.

Tinggal di foto2 dan buat web jadilah Hijab Ruzika.. tapi belum memulai nih !

Akhh banyak banget pendingan yang harus saya beresin. Janji ke si cantik Nadya juga belum saya lakukan untuk buatin summary dari modul IPAnya !

Aduh mak ! Kelihatanya harus pasang gigi lima nih dan tancap gas ! OK deh IT'S TIME TO WORK EXTRA EXTRA HARD !
Giliran sekarang Bobo dulu deh, biar besok bisa fresh kembali.

Thanks untuk yang sudah baca yah ! Have a nice dream !

MILAD TDA II - SELAMAT UNTUK KITA SEMUA ! (dari kita, oleh kita dan untuk kita)

Mudah2an tulisan ini belum terlambat SPIRT MILAD sepertinya masih menempel didiri kita.

Luar biasa dashyat itu kesan saya mengikuti MILAD TDA yg ke II. Hal yang sama juga dirasakan oleh teman2 yang lain terbukti dari banyaknya email2 yang ditulis oleh teman2 di millis yang merasakan hal yang sama seperti yang saya rasakan.

Dan bagi teman2 yang belum mulai action, saat inilah yang terbaik sebagai titik awal untuk TAKE ACTION TO REACH YOUR DREAMS !

TAKE ACTION MIRACLE HAPPEN ! NO ACTION NOTHING HAPPEN !

Ucapkanlah dengan bersungguh sungguh berulang kali, rasakan hentakan didalam dada anda semangat ACTION TODAY ! ACTION TODAY ! sambil memejamkan mata anda.

Dan anda akan merasakan air mata menetes di pipi karena begitu besarnya keinginan anda untuk melakukan ACTION RIGHT HERE RIGHT NOW ! Tidak ada lagi yang bisa menghalangi anda ! Cobalah !

Apalagi setelah terbit bukunya Pak Faif mengupas tuntas kisah2 sukses pengusaha muda yang rata2 berbisnis dari NOL. Melanjutkan juga tuturan Pak Pery (Raja Factory Outlet dari Bandung) bahwa semua dimulai dari hal yang kecil untuk kemudian menjadi besar.

Ukurlah seberapa besar resiko kebangkrutan anda, jika kebangkrutan itu tidak membuat anda melarat GO FOR IT. Tetapi didalam perjalanannya jika ternyata anda benar2 mendekati kebangkrutan STOPED IT ! Tinggalkan dan mulailah bangkit kembali dengan sesuatu yang baru.

Bagaimana dengan keuntungan ? haruskah kita juga mengukur seberapa besar keuntungan yg kita mau ? Jawabanya TIDAK USAH. Menurut Pak Perry keuntungan atau rezeki sudah ada yang atur yaitu Allah SWT.

Tapi dalam aplikasinya menurut saya pribadi tetap kita harus punya target2 berupa angka2 yang kita ingin capai. Angka2 ini adalah sebagai tolok ukur untuk mengetahui apakah rencana2 yang kita susun sudah sejalan dengan aktual yang terjadi di lapangan.

Faktor resiko juga harus direncanakan dengan matang. Apalagi tentunya jika anda sebagai kepala keluarga, ada anak dan istri yang harus anda perhitungkan. Hal tersebut yang kami tempuh pada awal memulai usaha.

Ryad sudah membeberkan rencana2nya kepada saya termasuk resiko2nya jika ternyata usaha kita tidak berjalan baik. Karena kami berdua masih TDB, nombokin dari gaji adalah resiko terburuk. Konsekuensinya saya harus benar2 mengatur pengeluaran saya paling tidak untuk tiga bulan operasional ke depan.

Ada dua point yang menarik dari penuturan Pak Perry kisah yang pertama tentang soto bening dan soto kuah santan. Awalnya masakan yang tersedia dan di gandrungi hanya si soto bening. Pelanggan yang datang kesana untuk satu pilihan saja. Kemudian datanglah si soto kuah berdampingan dengan soto bening tadi.

Disini mulai tercipta pasar baru :

1. pelanggan yg sudah biasa makan soto bening, pastilah sekali sekali ingin juga mencicipi rasa si soto kuah.

2.pelanggan yang membawa teman yang tidak suka soto bening, pasti akan mencoba soto kuah.

Lama kelamaan si soto kuah ikutan ngetop juga dan menjadi bagian dari kebutuhan bagi pelanggan yang bertandang kesana. Dan ketika suatu waktu si soto kuah akhirnya harus pindah dari lokasi tersebut, pelanggan yang sudah loyal ikutan mencari lokasi baru si soto kuah tsb.

Soto Kuah sudah membentuk pasarnya sendiri, walaupun pada awalnya hanya numpang ke populeran si soto bening.

Dilanjutkan dengan kisah Bolu Kukus, Find Your Own Market ! Think Out Of The Box ! Kalau biasanya kita menawarkan bolu buatan kita yg belum dikenal ke pasar kue, pastilah banyak saingan disana dan belum tentu harga kita lebih murah dari yang sudah dijual disana, kenapa tidak mencoba jual bolu kukus di apotek ???

Sounds crazy ? Tapi tunggu dulu, bagaimana dengan orang yang sedang menunggu obatnya di racik, tentu saja bolu kukus yang dipajang di sana bisa menjadi selingan sambil menunggu obat ? Apalagi kalau obatnya harus di racik dahulu, bisa jadi bolu kukus kita bisa dihabiskan lebih dari satu buah ! AHA !

Kisah yang kedua tentang tuntutan. "TUNTUTLAH SAYA", biasanya kita sebagai owner alergi kalau di tuntut oleh karyawannya. Yang pada umumya terjadi adalah OWNER yang terus menerus menuntut karyawannya.

Pak Perry menggambarkannya, boleh saja karyawan minta naik gaji 2X lipat, asalkan omzetnya juga bisa di capai 2 X lipat. Sebetulnya yg di utarakan Pak Perry simple hanya terkadang enggak kepikiran sama kita. Dari gambaran Pak Perry tersebut akhirnya kami menemukan "AHA" kami.

Sayang juga kemarin saya tidak bisa mengikuti acara sampai selesai, karena tugas tetap tugas harus segera ke toko kami yang di Bogor. Padahal saya berencana untuk naik panggung, biasanya ada challenge bagi member yang berkomitment untuk menjadi FULL TDA di tahun ini.

Sampai ketemu di MILAD tahun depan ! Salam FUN TASTIC !

Rabu, 23 Januari 2008

OLEH OLEH DARI BANDUNG (time to share, to learn and to have a relationship)



Luarrr biasa.. itu yang kami rasakan (saya, Ryad dan Nadya) selama tiga hari kami berada di kota kelahiran saya. Bermula undangan dari salah satu pabrikan dimana kami menjadi Distributornya, untuk menghadiri gathering pertama sekaligus menjalin silahurahmi baik sesama Distributor maupun dengan manajemen RKL yg selama ini hanya kami kenal melalui telephone/ email atau sms saja.

Undangan yang diberikan dua hari Sabtu dan Minggu plus bermalam gratis di sebuah hotel di lembang.

Setelah berembuk dengan Ryad, kesempatan ke Bandung ini kami gunakan juga untuk bersilahturahmi dengan owner pabrikan produk yang lain.

Hari Pertama:
Jadilah kami berangkat hari Sabtu pagi, berangkat dr rumah jam 9 lewat tiba di Bandung jam 11.30. Agenda acara belum kami terima, saya sempat berfikir kok padat banget acaranya sampai dua hari ngapain aja ? Takutnya si kecil BETE. Jam 1 kami di bell untuk makan siang dulu di restaurant yg ada di hotel tsb.

Ternyata teman2 Distributor sudah berkumpul, mulailah kami saling menyapa dan berkenalan. Kami juga berjumpa dengan P. Teguh dan Mba Tina sesama teman TDA yang sudah lebih awal menjalankan business ini.

Saat makan siang, agenda di bagikan. Wowww surprise hari pertama yg saya fikir bakalan padat mendengarkan presentasi2 dari manajemen RKL, ternyata hanya berisi TOUR WISATA kota BANDUNG cihuyyy.

Dari mulai mengunjungi outlet All About Strawbery, visit pabrik pembuat minuman khas Bandung (Bajigur dan Bandrek) di daerah Hanjuang, dilanjutkan shopping ke Rumah Mode, dan berakhir makan malam bersama di RM Bancakan masakan khas sunda.

Asyiiikkkk girang Nadya, "Bu ternyata enak banget yah jadi pengusaha bisa jalan2 gratis" ucap si kecil kepada saya. "Jadi Mba mau jadi pengusaha apa kerja kantoran kayak Ibu ?" Tanya saya. "Ya jadi pengusahalah" Jawab si kecil.

"Syukur alhamdulillah, mudah2an langkahnya di mudahkan oleh Allah" doa saya dalam hati.

Hari itu kami benar2 menikmati liburan kami, terutama buat saya yang sudah jenuh dengan aktifitas kerja dari Senin - Jumat. Rombongan disatukan menggunakan bis, suasana bertambah akrab satu sama lain.

Dalam perjalanan sempat dibuat kaget, Ibu E owner dari RKL ikut bergabung dalam bis. Ibu E sangat ramah dan akrab istilah kami enggak "JAIM" suasana jadi heboh, spontan apa adanya apalagi manajemen bisa menghidupkan suasana Fun, Funky, Heboh dan Heboh !

Didalam perjalanan, Ibu E menceritakan tentang usaha yang dirintisnya ini. Ratusan pengrajin menggantungkan hidup dari usahanya ini yang tersebar di beberapa perkampungan. Bahkan ibu E mendapat rekomendasi dari seorang menteri untuk menjadikan perkampungan tersebut sebagai salah satu daerah tujuan wisata. Dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung menjadi ladang pencaharian baru untuk penduduknya. Subhanallah suatu tugas yang mulia, saya doakan bisa segera terwujud !

Disela perjalanan, iseng saya lontarkan "Bu Lima tahun lagi kita Distributor RKL gatheringnya ke Beijing yah !" Dijawab Ibu E dan salah satu peserta .. eta mah kelamaan! (maksudnya target 5 thn lagi gathering di BEIJING terlalu lama) "kita bisa lebih cepat dari waktu itu, dua tahun !"

Subhanallah, optimis, fokus dan kerja keras RKL bisa melejit di tahun ini dengan achievement min 250% dari tahun sebelumnya amien ya robbal alamien.

Hari itu saya banyak mendapat tips2 business dari sesama teman Distributor yang lebih dahulu membuka RKL. Rata2 pencapaian sales teman2 dalam 3 bulan sudah diatas target rata2 yang mereka tetapkan dalam 1 bulan, Subhanallah ! Kami sendiri baru berjalan 1.5 bulan dan masih jauh dari target. Tapi itu tidak membuat kami berkecil hati. Tahun ini kami bisa menyusul dan melewati teman2 yang lain.

Hari kedua:
Setelah rerfreshing, hari ke-2 di fokuskan di ruang meeting hotel. Jam 9 semua Distributor sudah siap di ruangan.

Diawali pembacaan ayat2 suci Al quran dilanjutkan acara utama tentang Business yang kami jalankan. Materinya sangat bermanfaat dan menarik sebagai tolok ukur business kami. Semua peserta sangat antusias, terlihat optimis dan komit dengan apa yg diutarakan.

Bahkan ada salah satu peserta yg berasal dari Luar pulau yang sudah menyandang predikat "Best Sales Performance Distributor" yang saat ini beromzet 10jt/hari, komit akan mencapai 1M / bulan di tahun ini. Subhanallah ! Saya doakan tercapai Pak ! Insya Allah kami akan mengikuti jejak performance Bapak.

Selesai break, kami diberi kesempatan mengasah ilmu kami dengan diberikan kesempatan mendengarkan presentasi seorang "Pakar Business" mengenai TREND BUSINESS SAAT INI berserta tips2nya mengelola business franchise/ Business Opportunity.

Materi yang sangat bagus dan pentng buat kami. Tiba juga di akhir acara tepat jam 1 siang, penutupan di akhiri dengan pemberian penghargaan untuk para Distributor dengan 4 kriteria yang telah ditentukan. P. Teguh dan Mba Tina memperoleh salah satu dari penghargaan tersebut ! Selamat ya Pak dan Mba ! Tahun depan, kami pasti bisa memenangkan salah satu penghargaan tersebut ! Amien.

Kami benar2 puas ! Semakin memompa semangat kami, seperti yang pernah Pak Yusef Hilmi katakan "We are in the right direction", "We are on track" ! YESS !

Habis makan siang, kami sempatkan field visit ke Pasar Baru Bandung. Menengok toko beberapa Distributor yang buka disana. Tak terasa sudah sore, toko2 sudah siap2 tutup, kami berjalan menuju warung di pinggiran pasar untuk menyantap mie kocok kaki sapi kegemaran kami.

Setiap mengunjungi Pasar Baru tidak akan melewatkan menyantap mie kocok yang makyoss ini enggak kalah sama yang di jalan Sunda euyy. Perut sudah kenyang, capek, waktunya cari hotel. Sampai di Hotel Santika pas maghrib. Selesai mandi dan sholat, jam 7.30 kami siap2 untuk jalan2 lagi sambil cari makanan enak.

Kali ini kami pilih salah satu tempat makan yang masuk di buku wisata kuliner Bandung. Setelah rada bosan makan masakan sunda pilihan malam ini jatuh ke restoran steik di jalan setia budi. Kenyang, pulang , tidur, sayang juga lihat kolam renang enggak sempat berenang. Besoknya masih ada satu hari lagi di Bandung untuk mengunjungi pabrikan yang lain.

Hari ketiga:
Hari ini adalah hari extra yang sengaja kami ambil untuk sekalian mengunjungi pabrikan yang lain yang selama ini sudah mensupport kami dengan baik. Sengaja ingin mengetahui pabriknya seperti apa dan sekalian bersilahturahmi dengan ownernya yang selama ini juga kami kenal hanya via telephone dan sms saja.

Pak D dan Ibu D dari SC, lokasinya diluar kota Bandung sekitar 45 menit. Lokasinya seperti di atas bukit, udaranya yang fresh, dingin jauh dari keramaian dan pemandangan pedesaan dengan gunung2nya membuat saya jatuh cinta. Sebetulnya saya dan Ryad punya cita2 jika kami pensiun kami akan keluar dari kota Bekasi yang sibuk ini, dan lebih memilih menetap di daerah kecil yang tenang.

Masalahnya pilihan kami berbeda, saya milih ke Sumedang kota kelahiran ibu saya sedang Ryad pilih ke Salatiga, nah loh ! Enggak kompak. Saya sendiri enggak tahu kenapa Ryad pilih kota Salatiga, padahal lahir di Magelang, Ibu orang Magelang dan bapak dari Banyuwangi.
Ketika kami iseng2 bercanda mengutarakan hal tsb, si kecil Nadya protes.. mba dimana dong ?

Masuk di pintu gerbangnya, kami takjub dengan suasana komplek home industry yang sederhana, bersih dan rapi tapi mampu menampung ratusan pekerja dan semuanya di didik dan dilatih dari nol dengan memberdayakan penduduk sekitar.

Subahanallah mudah2an berkah untuk SC khususnya Pak D dan Ibu D. Mendapat sharing gimana dari awal usaha ini di rintis. Kuncinya adalah komitmen dan keberanian dari owner SC, disaat lulus kuliah dari salah satu Universitas Negeri top di kota Bandung, Ibu dan Bapak D langsung terjun ke wirausahaan tanpa tertarik untuk menjadi karyawan. Sebuah komitmen dan keberanian yang pantas di acungi jempol.

Subhanallah dari mulai 1 mesin jahit hingga saat ini sudah mempunyai 400 mesin jahit. Kami merasa bangga ikut menjadi bagian dari keluarga SC ini, kami sempatkan untuk berjamaah sholat Dzhuhur dengan Bapak/ Ibu D beserta karyawan2nya.

Hatur Nuhun untuk Bapak/ Ibu D yang telah menerima kami dan menjamu kami. Insya Allah silahturahmi ini terus mengikat hubungan menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Dari sana sudah jam 1, kami harus balik kembali ke kota Bandung untuk menemui home industry kami yang lain. Karena lokasinya dekat dengan rumah bibi saya, saya sempatkan untuk mampir dahulu ketempat bibi.

Mamang adalah adik dari ibu saya. Sejak kecil saya dekat dengan Mamang dan Bibi saya ini. Jika musim liburan tiba, pasti saya dan kakak2 ke Bandung nginap dirumah Mamang. Biasanya Mamang pasti ngajak kami jalan2 keliling kota Bandung, dan pulangnya kami pasti dibelikan baju/ celana jeans di cihampelas.

Sampai saat ini, saya masih suka sms2an atau sekedar cerita via email. Mamang termasuk tempat curhat saya untuk segala hal dari mulai urusan agama sampai business.

Setelah ngobrol melepas kangen dan makan siang gratis he he he, bibi saya mengantar ke tempat Home Industry tsb. Lokasinya sama tempat terpencil, jadi kami harus memarkir mobil kami agak jauh diteruskan berjalan kaki, karena menuju ke lokasi hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Bertemu ibu D ini saya sudah janji sebelumnya via sms, sekalian mau ambil orderan gamis kaos saya. (initialnya D juga he he , apa semua orang Bandung yg berinitial D pintar usaha busana muslim yah).

Senang bersilahturahmi dengan owner FF, yang lagi2 selama ini saya kenal hanya melalui telp/sms saja. Ternyata ibu D ini selain memproduksi gamis kaos, masih banyak produk2 lainnya termasuk jilbab sulam pita/payet, kimono, baju tidur, dll. Produknya lumayan unik.

Kalau melihat bahan bakunya rata2 bermain di handuk dan kaos, saya coba gelontorkan ide untuk kemungkinan memproduksi selimut. Saya kemukakan kalau salah seorang teman saya sangat sukses bermain di produk tersebut. Mungkin ibu D bisa mengembangkan usahanya kesana.

Ibu D juga bercerita awal mula merintis usaha ini, bagaimana harganya bisa sangat kompetitif di pasaran, bagaimana mereserved bahan baku ke pabrik sampai kendala lokasi serta tempat usaha yang dirasa semakin sempit dan terpencil.

Bagi saya bermitra dengan Ibu D sangat menyenangkan, terutama faktor TRUST yang sangat besar dari Ibu D. Pernah saya sampai terheran heran barang pesanan saya sudah sampai padahal saya belum melakukan transfer pembayaran sepeserpun.

Suami ibu D pun berpesan ke saya, jika ada kesulitan pemasaran jangan sungkan2 untuk mengembalikan barang karena beliau tidak ingin memberatkan pelanggannya.

Luar biasa, banyak pengetahuan yang saya dapatkan dari ke-3 pabrikan saya ini. Semuanya dijalankan dari kecil bahkan awalnya ada yang dengan modal pas2an, untuk kemudian menjadi besar bahkan ada yang sudah besar sekali.

Nilai2 semangat ikhlas berbagi bagi masyarakat sekitar yang mendatangkan barokah bagi masyarakat sekitarnyalah yang menjadikan mereka besar sampai hari ini.

Rasanya tiga hari di kota kelahiran saya, tidak cukup. Sebetulnya masih ada dua pabrikan lagi dan satu supplier yang ingin kami kunjungi on the spot, tapi waktu tak terasa sudah lewat Ashar.
Kami harus balik ke Bekasi supaya kami juga punya waktu cukup untuk istirahat terutama si kecil.

Rasanya 3 hari di Bandung tidak cukup minimal 5 hari nih he he he.

Pulang ke rumah, segudang PR ada di kepala, plus segudang ilmu dan tips2 yang di berikan teman2 harus kami jabarkan dalam strategi kami ke depan.

Alhamdulillah Ya Allah, Engkau telah pertemukan dan perkenalkan kami dengan orang2 yang hebat !

Rabu, 19 Desember 2007

Mengenal TDA Dari Sinilah Business Saya Dimulai

Saya tidak pernah berfikir serius untuk menjadi seorang entepreneur. Sampai suatu hari Ryad membawakan print out cerita Pak Hadi ke saya dan mengenalkan adanya suatu millis TDA (Tangan Di Atas) yg beranggotakan penguasaha2 yang awalnya rata2 mereka sama dengan kami sebagai karyawan, dan coba2 buka usaha sejalan dengan kemajuan usahanya kemudian meningggalkan status kekaryawanannya utk fokus menjadi full TDA/ entepreneur.

Tulisan tersebut saya baca berulang ulang, dan berkata ke Ryad kenapa kita tidak mulai action saja dari sekarang. Langkah awal dengan mengenal lebih jauh mengenai TDA ,seperti apa anggotanya dan apa saja kegiatannya.

Akhirnya saya memberanikan diri datang ke pertemuan TDA Bekasi di rumahnya Pak Teguh dan Mba Tina di Bekasi. Agak kaget juga waktu itu wah ada anggotanya yang artis loh ! Mba Monica Oemardi beserta suami dan anaknya yang masih balita. Pertemuan dari sana, saya lebih tahu apa TDA itu, apalagi setelah mendengar kisah sukses usaha dari para anggotanya, terutama cerita Pak Hadi yang membakar semangat saya untuk segera take action.

Pulang dari sana dengan semangat saya bilang ke Ryad kita harus buat plan nih, time table dan apa step2 action kita kedepan.

Minggu berikutnya, kita mulai survey ke tokonya P.Hadi di Bekasi dan mulai kontak2 ke Agen Robbani utk wilayah kami. Belanja jilbab, cari lokasi semuanya serba kilat dan tanpa pengalaman sebelumnya. Alhamdullillah Ruzika Collection ke-1 Opening tgl 1 Agustus, 2007 berjalan lancar.

Moment inipulah yg memantapkan hati saya utk segera berbusana muslimah, dimana sebelumnya keinginan tersebut sudah lama berkecamuk di dalam hati saya, tetapi saya belum berani untuk memulai.

Alhamdullillah usaha kami berjalan lancar dan memberikan nikmat barokah melahirkan usaha2 kami yg lain. Usaha2 baru kamipun terus bergulir seperti yg sudah di ceritakan di blog ryad http://ryadkusuma.blogspot.com

Awalnya kami ber business yang sifatnya tidak perlu di monitor harian

Saya sendiri memang suka berdagang. Waktu SMA, saya mendorong mamah utk membuka warung keperluan rumah tangga di garasi rumah. Awalnya mamah mengutarakan niat ingin mendapat penghasilan tambahan utk belanja sehari hari.

Niat mamah saya dukung, mulailah saya mengantar mamah ke Pasar Senen utk memesan rak2 alumunium, dari sana saya antar mamah ke pasar utk belanja kebutuhan rumah tangga gula, sabun , dsb di grosir.
Alhamdulillah warung mamah lumayan ramai karena lokasi rumah kami yg dekat dengan sekolah SD dan SMP di komplek.

Jadilah saya rutin yg belanja kebutuhan di warung jika stok sudah menipis, soalnya hanya saya yg paling suka belanja ke pasar. Dua kakak perempuan saya lebih memilih beres2 rumah dibanding harus ke pasar.

Sejak SD saya suka disuruh mamah ke pasar utk beli sayuran dan ikan yang akan dimasak. Jarak rumah ke pasar ditempuh sekitar 30 menit menggunakan mikrolet. Saya berbekal catatan apa saja yg harus dibeli dengan ancer2 harganya utk menghindari dibohongi oleh pedagang karena anak kecil yg belanja.

Biasanya saya mengke2 keberatan bawa belanjaan tapi seneng aja orang saya suka sih. Apalagi puas kalau saya bisa nawar, lumayan kelebihannya bisa jadi tips buat saya dari mamah.

Saya memang agak berbeda dengan kakak2 saya, dalam hal pilihan sekolah pun saya lebih memilih sekolah yg cepat bisa kerja dan menghasilkan uang, dibanding harus kuliah di kedokteran yg lama seperti yg diambil oleh ke-2 kakak perempuan saya.

Terkadang mereka suka bercanda menyindir saya sudah enak kerja kok milih jadi pedagang baju, yah mereka belum tahu aja saya ini pengusaha gitu loh !

Di awal pernikahan kami thn 95, Ryad sudah mengutarakan ide wiraswasta. Intinya kita tetap harus punya penghasilan tambahan diluar penghasilan tetap kita sebagai karyawan.

Makanya ketika ada tawaran bunga murah utk karyawan dari Bank Exim (waktu itu), saya utarakan ke Ryad dan bergulirlah ide utk mengkredit angkot yg pada awal di komplek rumah kami baru sedikit angkot utk jurusan Kranggan - Kp. Rambutan.

Jadilah 2 buah angkot sebagai start usaha kami. Sayangnya usaha ini terhimbas krisis moneter. Harga spare part melambung tinggi dan banyaknya dibuka trayek2 baru utk wilayah tsb. Angkot inipun terpaksa kita jual.

Hobby dagang saya pun berlanjut disela status saya sebagai karyawan. Awalnya saya dikenalkan teman seorang yg mensupply produk anak branded dari Bandung. Sistemnya dia mendrop barang ke kantor dan mengambil uangnya sekalian tukar barang baru bisa 2 minggu atau sebulan. Jadi saya usaha tanpa keluar modal sama sekali.

Mulailah Ryad bantu saya mengiklankan via internet, mekanismenya kita cari orang yg bekerja di perkantoran seputar Jl. Jend. Sudirman, Kuningan dan Gatot Subroto yg mau menjual produk tsb.

Responnya lumayan. Repotnya di hari sabtu/ minggu kita hrs mendrop barang tsb kerumah mereka masing2 dan minggu berikutnya kita tarik uang dan tukar barang. Hasilnya lumayan sih tapi capek deh !!! Sejalan dengan kesibukkan saya di kantor, dimana saya sering mobile ke luar kota, usaha sampingan saya menjadi terbengkalai. Akhirnya saya serahkan business tersebut ke teman saya.

Kegagalan di angkot, Ryad melontarkan ide business di property. Targetnya rumah kost2an.
Berbekal sisa penjualan angkot + THR kita berdua jadilah uang muka sebuah rumah di cikarang. Diatas tanah +/- 100 m2 bangunan di sulap menjadi 20 buah kamar kost2an berukuran 2 X 2 dengan 6 kamar mandi dan 2 buah dapur.

Designernya Ryad dan mandor bangunan langganan keluarga kami. Awalnya saya takjub juga kok bisa tanah seimprit jadi kamar sebanyak itu, walhasil kalau dilihat bentuk rumahnya sendiri jadi enggak jelas he he he.. . Sekilas orang enggak bakalan nyangka kalau itu adalah rumah kost2an.

Modalnya lagi2 ngutang awalnya kita propsed ke Bank tapi kemudian Ibu Mertua tahu dan sempat tanya kenapa enggak bilang2 ke Ibu dulu kalau ada keperluan. Kita memang tidak ingin merepotkan Ibu.

Akhirnya kita jadi pinjam ke Ibu, Ibu support usaha awal kita ini (Makasih ya Bu !). Dari satu kost, bergulir menambah satu, dua, dan tiga rumah2 kontrakkan lainnya.

Saya ingin cerita sedikit tentang mandor keluarga ini namanya Khomeidi asli solo, orangnya santun dan bahasanya halus. Percaya deh kalau ada borongan Mas Meidi ini ngasih harga lebih murah dan hasil kerjanya rapi dan on time pula !

Saat ini mas Meidi sudah menjadi kepercayaan beberapa keluarga utk mempekerjakan renovasi rumah, toko ataupun kantor.

Saya sendiri bekerjasama dengan mas Meidi waktu merenovasi rumah saya. Dari mulai design, pemilihan material bangunan semuanya saya lakukan berdua sama dia dan ternyata selera saya sama dengan dia he he he.

Biasanya kami selalu percayakan ke beliau untuk memaintain perbaikan rumah2 kost dan kontrakkan kami. Suatu hari dia pernah bilang ke saya, kalau dia selalu mendoakan usaha kami supaya lancar dan maju terus ! Wahhh makasih ya Mas, jadi terharu !

Sekilas awal perjalanan business kami. Bagaimana perkembangan busniess kami selanjutnya silahkan dilanjut di My Business Journey with TDA.